Thursday, June 27, 2013

Membuat mailmerge di Microsoft Office Word 2010

Saat ini kebutuhan dalam membuat surat undangan menjadi hal yang sangat sering dilakukan.  Surat undangan pada umumnya memiliki format yang sama, namun yang berbeda hanya kepada subject yang dituju. Pembuatan surat yang hanya ditujukan untuk beberapa orang saja mungkin tidak menjadi masalah hanya tinggal copy paste format dan ganti data setiap orang, namun jika pembuatan yang ditujukan ke banyak orang yang berjumlah ratusan pasti akan kerepotan.
Microsoft Office Word 2010 memiliki fitur yaitu Mailmerge yang berfungsi mengintegrasikan dokumen dengan aplikasi penyimpanan data atau database, dalam kasus ini penyimpanan data dilakukan oleh aplikasi Microsoft Office Excel 2010.


Berikut ini langkah-langkah dalam pembuatan mailmerge :
  • Buatlah sebuah format undangan dalam Microsoft Office Word 2010
  • Tentukan letak penempatan data yang akan dimasukkan


  • Siapkan data di aplikasi Microsoft Offce Excel 2010
















  • Pada aplikasi Microsoft Office klik menu ||Maillings || Select Recipients || Use Existing List

  • Arahkan pada data Microsoft Office Excel 2010 yang telah disiapkan


  • klik field-field berikut dan sesuaikan dengan format surat yang telah dibuat




  • Langkah terakhir klik Preview Result dan klik prev atau next untuk menampilkan hasil dari mailmerge
  • Jika telah sesuai >> klik Finish & Merge dan terdapat beberapa pilihan diantaranya :
    • Edit Individual untuk membuat dokumen baru yang telah disesuaikan, dan menghasilkan jumlah dokumen sesuai dengan jumlah data yang dikumpulkan
    • Print Document untuk mencetak dokumen
    • Send Email Message untuk mengirim email dengan dokumen yang telah disesuaikan


Sekian Cara pembuatan mailmerge dengan menggunakan Microsoft Office Word 2010 dikombinasikan dengan data yang terdapat pada Microsoft Office Excel 2010. Semoga bermanfaat dan berguna bagi nusa dan bangsa :)



0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar menggunakan hati nurani dan tidak mengandung SARA, SEX, POLITIK